Serve Files Lebih Cepat dengan CloudFront CDN
· 1min

Amazon CloudFront adalah sebuah layanan content delivery network (CDN). Kita dapat mempercepat pengiriman file statis melalui protokol HTTP/HTTPS karena CloudFront secara otomatis memilih edge location terdekat. Layanan ini tersebar di seluruh dunia—2 di Australia, 2 di Amerika Selatan, 13 di Asia, 16 di Eropa, dan 20 di Amerika Serikat—serta dapat dipantau performanya melalui Amazon CloudWatch.
Di tulisan ini, kita akan:
- Membuat CloudFront distribution
- Mengarahkan request pengguna ke domain distribution (bukan domain S3) agar CDN memilih edge location terdekat
Prerequisites:
- Siapkan file statis pada Amazon S3 bucket yang sudah ACLs enabled dan publicly accessible.
- Pergi ke menu CloudFront, lalu klik Create distribution.

- Pada dropdown Origin domain, pilih S3 bucket yang sudah disiapkan, lalu klik Create control setting.
- Masukkan nama bucket, pastikan opsi Signing behavior diset ke Sign requests, lalu klik Create.
- Di bagian Settings, pilih price class. Contohnya, gunakan “Use all edge locations (best performance)” untuk jangkauan maksimum. Jika ingin hemat biaya, pilih price class yang lebih terbatas.
- Biarkan pengaturan lainnya default, kemudian klik Create distribution.
- Setelah distribution aktif, bandingkan kecepatan akses file langsung dari S3 dengan domain CloudFront. Gunakan domain distribution saat pengguna mengunduh file, dan amati perbedaannya—biasanya CloudFront memuat lebih cepat dibanding akses langsung ke S3.